Pengambilan Pelajar Baru

Pengambilan Pelajar Baru

Asrama Lelaki

Asrama Lelaki

Banguan B (kelas)

Banguan B (kelas)

Bangunan Kelas Dan Asrama Pelajar Hafizah

Bangunan Kelas Dan Asrama Pelajar Hafizah

Bangunan Alimah Dan Hafizah (Wanita)

Bangunan Alimah Dan Hafizah (Wanita)

Rabu, 21 Mei 2014

Apakah Tujuan Utama Manusia Di Ciptakan ???




Allah SWT menghantar para Nabi keatas permukaan bumi ini hanya untuk satu maksud saja. Bagaimana setiap manusia mati dalam keadaan membawa iman yang sempurna.

Untuk menyempurnakan jasad manusia tempatnya di alam kandungan. Kalaulah kita boleh berbicara dengan bayi yang ada dialam kandungan.

Wahai bayi, didunia ini ada namanya Ular Anakonda yang panjangnya 12 meter. Ada lautan yang terbentang luas, ada gunung yang menjulang tinggi, ada berbagai macam keindahan didunia ini.

Bayi pun menjawab : itu bohong, disini yang ada cacing yang kecil, air ketuban kerana sang bayi masih berada dialam kandungan.

Ketika dilahirkan dan masuk alam dunia. Barulah matanya terbuka lebar melihat semua kenyataan yang ada. Ternyata betul dunia ini diliputi keindahan.

Dialam dunia pun kita sering diingatkan.
Dialam kubur itu ada namanya ular Sujatul Aqro yang panjangnya satu bulan perjalanan. Adanya surga dan segala kenikmatannya. Adanya bidadari yang bermata jeli. Adanya sungai susu, sungai madu yang kita pun boleh mandi didalamnya. Ini semua seperti hanya dogeng belaka.

Ketika meninggal dunia dan masuk alam kubur. Barulah mata hatinya terbuka lebar melihat semua kenyataan yang ada. Ternyata betul akhirat ini diliputi keindahan.

Alam kandungan tempat sempurnakan jasad kalau tidak disempurnakan maka akan cacatlah selama dikehidupan dunia.

Alam dunia tempat sempurnakan iman kalau tidak disempurnakan maka akan menderitalah selamanya dikehidupan akhirat kelak.

Sekarang manusia dialam dunia lebih disibukkan menyempurnakan jasad.

#Hidung yang pesek dijadikan mancung 

Kulit yang hitam dijadikan putih

#Kulit yang kerepot dijadikan cekang lagi 


Sehingga lupa tugas utama iaitu menyempurnakan iman. Padahal tempat menyempurnakan jasad itu dialam kandungan.

# Ingin punya Istri yang sempurna

# Ingin punya rumah yang sempurna
# Ingin punya kenderaan yang sempurna

# Makanan 4 kali 5 kali sehari

# Rokok pun mahu sempurna

Hingga lupa menyempurnakan iman.
Untuk mendapatkan satu batang rokok sempurna. Manusia lupa menyempurnakan yang seharusnya dia sempurnakan dialam dunia.

Alam akhirat untuk menerima balasan yang sempurna. Berupa syurga dan siksaannya pun sempurna, Berupa neraka.

Untuk menyempurnakan jasad dalam kandungan perlu waktu 9 bulan lamanya. Para sahabat pun untuk sempurnakan imannya 13 tahun belajar iman yakin.
Untuk menyempurnakan iman dalam kehidupan kita juga perlu usaha.
Apa usahanya…?

40 hari pertama berupa nuthfah
40 hari kedua berupa segumpal darah
40 hari ketiga berupa segumpal daging (ditiupkannya ruh)
120 hari = 4 bulan

Masa 4 bulan ini masa ditiupkannya ruh kepada janin. Untuk mendapatkan ruh agama perlu meluangkan masa selama 4 bulan. Kalau ruh sudah ada akan ada kehidupan. 

Kehidupan agama akan muncul dengan adanya usaha untuk mendapatkan ruh agama. Ciri kehidupan itu ada pergerakan. Agama bukan hanya diamalkan sendiri tapi agama ini digerakkan dengan menyampaikan agama kepada yang lain. 

Bukan hanya mengamalkan sunnah tapi menghidupkan sunnah. Selain mengamalkan sunnah dalam kehidupannya. Mengajak orang lain untuk mengamalkan sunnah (mendakwahkan pentingnya sunnah) inilah makna menghidupkan sunnah. 

Ada pergerakan, pegerakan itulah dakwah.
Rasulullah saw berwasiat kepada para sahabat, " Wahai sahabatku, apabila saat ini kalian mengurangi waktu kalian untuk agama Allah sepersepuluh saja, niscaya nushratullah (pertolongan Allah) tidak akan turun, kalian harus mengamalkan agama secara keseluruhan, Tetapi ummatku pada akhir zaman nanti, jika mereka rela meluangkan waktunya sepersepuluh saja untuk agama Allah, maka nusratullah akan segera turun."(HR.Tirmizdi)

10% dari 30 hari 3 hari setiap bulan
10% dari 1 tahun 40 hari setiap tahun
Insya Allah

Allah SWT berfirman : “Dan orang-orang yang beriman dan beramal soleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. (QS. Al 'Ankabuut 7)

Untuk sempurnakan iman dalam diri kita pun perlu buat pengorbanan seperti para sahabat.
Biamwalikum wa amfusikum (dengan harta dan dirimu) 
Mujahadah dalam ayat ini berarti :
M = Mal (Harta)
J = Jasad (diri)
A = Asr (Waktu)
H = Hijrah
D = Dakwah
H = Hidayah

MUJAHADAH MAKSUDNYA : KESUNGGUHAN MENGORBANKAN HARTA, DIRI DAN WAKTU UNTUK BERHIJRAH DAN DAKWAH MAKA ALLAH SWT AKAN BERIKAN KITA HIDAYAH. 

Wallahhuallam....

Abu Bakar Siddiq Ingin Menjadi Burung



1. Ruang
2. Waktu
Mahu solat mesti kena ada ruang “Masjid” dan dibatasi oleh waktu. Bekerja dipejabat ada ruang dan dibatasi oleh waktu. Mahu menunaikan haji mesti kena ada waktu dan ruang “Mekkah dan Madinah” setiap apa yang kita lakukan didunia ini hakikatnya diliputi ruang dan waktu. 

Ketika manusia sudah tak didunia lagi masuk kedalam syurga atau neraka. Ruang dan waktu ini tidak mengikat manusia lagi. Syurga akan dibentangkan seluas2nya dan tidak dibatasi oleh waktu.

Kehidupan yang terbatasi oleh ruang dan waktu ini harus kita manafaatkan sebaik mungkin untuk mempersiapkan kehidupan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Bijak-bijaklah kita menggunakan waktu yang 60, 70 tahun didunia yang sementara ini.

Abu Bakar As Siddiq tidak merindukan syurga tapi syurga yang merindukan Abu Bakar. Semua pintu syurga memanggil2 nama Abu Bakar. Bidadari pun tidak sabar untuk menyambut kedatangan Abu Bakar. 

Abu Bakar tidak menginginkan surga dan bidadari, tapi apa keinginan Abu Bakar.

Wahai burung, alangkah bertuahnya menjadi sepertimu. Terbang kesana kemari, hidup sesuka hatimu. Di akhirat nanti kamu tidak dihisab. 

Umar berkata : Rasulullah, Abu Bakar dan Aku seperti 3 orang musafir. Aku pastikan Rasulullah sudah sampai ketujuannya. Abu Bakar pun berjalan dijalan yang sama dan aku juga pastikan Abu Bakar sampai ketujuaannya. Aku pun berjalan dijalan yang sama dan semoga berjumpa juga dengan Rasulullah dan Abu Bakar. 

Allah SWT berfirman : Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik." (QS. Yusuf : 108)

Allah SWT berfirman : Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang soleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (QS. Fushshilat : 33) 

Mengajak manusia kejalan yang lurus dan menunjukkan jalan yang lurus merupakan amalan dan pekerjaan Rasulullah. Kita mungkin sudah musafir 10 juta kali, kalaulah kita mengikuti jalan yang sama yang ditempuh Rasulullah mudah2an kita pun akan selamat. 

Ketika berbuka puasa minum ais dan air yang manis saja 5 menit hilanglah rasa dahaga yang 13 jam puasa. Padahal cuma 5 menit saja. Berkorban selama 13 jam tidak makan dan minum melawan hawa nafsu. Ada nilai pengorbanan maka dapatlah nikmatnya minum ais dan air yang manis. 

Cepat-cepatlah kita didunia ini untuk agama. Harta dikorbankan untuk agama. Diri dikorbankan untuk agama. Ketika masuk surga 1 saat saja hilanglah rasa penat lelah selama ini didunia. 

 Surga yang tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.  

Wallahhuallam....

Zuhudnya Sahabat R.A



Kezuhudan Abu Bakar
Ahmad mengeluarkan dari Aisyah r.ha, dia berkata, "Abu Bakar meninggal dunia tanpa meninggalkan satu dinar maupun satu dirham pun. Sebelum itu dia masih memilikinya, namun kemudian dia mengambilnya dan menyerahkannya ke Baitulmal." Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Kanzu, 3/132.

Kezuhudan Umar bin Al-Khaththab
Ahmad mengeluarkan di dalam Az-Zuhud, Ibnu Jarir dan Abu Nu'aim dari Al-Hasan, dia berkata, "Ketika Umar bin Al-Khaththab sudah menjadi khalifah, di kain selendannya ada dua belas tampalan. Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Kanzu, 4/405.

Kezuhudan Utsman bin Affan
Abu Nu'aiin mengeluarkan di dalam Al-Hilyah, 1/60, dari Abdul-Malik bin Syaddad, dia berkata, "Aku pernah melihat Utsman bin Affan berkhutbab di atas mimbar pada hari Jum'at, sambil mengenakan kain selendangnya  yang tebal (kasar), harganya berkisar empat atau lima dirham. Kain ikat kepalanya juga ada yang robek. Diriwayatkan dari Al-Hasan, dia berkata, "Aku pernah melihat Utsman bin Affan yang datang ke masjid dalam keadaan seperti itu, pada saat dia sudah menjadi khalifah." Ahmad mengeluarkan di dalam Shifatush-Shafwah, 1/116.

Kezuhudan Ali Bin Abu Thalib
Ahmad mengeluarkan dari Abdullah bin Ruzain, dia berkata, "Aku pernah masuk ke rumah Ali bin Abu Thalib pada hari raya Aiduladha. Dia menberikan daging angsa kepadaku. Aku berkata, "Semoga Allah mlimpahkan kebaikan kepadamu. Kerana engkau boleh  memberikan makanan ini, berarti Allah memang telah melimpahkan kebaikan kepadamu, " Dia berkata, "Wahai Ibnu Ruzain, aku pernah mendengar Rasuluilah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Tidak diperkenankan harta Allah bagi seorang khalifah kecuali sebanyak dua takaran saja, satu takaran yang dia makan bersama keluarganya, dan satu takaran lagi yang harus dia berikan kepada orang-orang." Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Bidayah, 8/3.

Kezuhudan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah
Abu Nu'airn mengeluarkan dari Abu Ma'mar, bahwa tatkala Umar mengadakan lawatan ke Syam, maka disambut para pemuka dan pemimpin masyarakat di sana. "Mana saudaraku?" tanya Umar. "Siapa yang engkau maksudkan?' tanya orang-orang. "Abu Ubaidah. " "Sekarang dia baru menuju ke sini. Ketika Abu Ubaidah sudah tiba, Umar turun dari kendaraannya lalu memeluknya. Kemudian Umar masuk ke rumah Abu Ubaidah dan tidak melihat perkakas apa pun kecuali pedang, perisai dan kudanya. Ahmad mengeluarkan hadis yang serupa seperti yang disebutkan di dalam Shifatush-Shafwah, 1/143. Ibnul-Mubarak juga meriwayatkannya di dalam Az-Zuhd, dari jalan Ma'mar, serupa dengan ini, seperti yang disebutkan di dalam Al-Ishabah, 2/253.

Kezuhudan Mush'ab bin Umair
Al-Bukhary mengeluarkan di dalam Shahih-nya, dari Hibban, bahwa Mush'ab bin Umair meninggal dan hanya meninggalkan selembar kain. Jika orang-orang menutupkan kain itu ke kepalanya, maka kedua kakinya menyembul, dan jika ditutupkan ke kedua kakinya, maka kepalanya yang menyembul. Lalu Rasulullah SAW bersabda, "tutupkan dedaunan ke bagian kakinya." Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Ishabah, 3/421.

Kezuhudan Salman Al-Farisy
Abu Nu'aim mengeluarkan dari Athiyah bin Amir, dia berkata, "Aku pernah melihat Salman Al-Farisy ra. menolak makanan yang diberikan kepadanya, lalu dia berkata, "Tidak, tldak. Kerana aku pemah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
'Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia akan lebih lama laparnya di akhirat. Wahai Salman, dunia ini hanyalah penjara orang Mukmin dan surga orang kafir'.
Di dalam Al-Hilyah, 1/198, Bagian terakhir dari hadits di atas, "Dunia ini hanyalah penjara orang Mukmin", merupakan riwayat Muslim.

Kezuhudan Abu Dzarr Al-Ghifary
Ahmad mengeluarkan dari Abu Asma', bahwa dia pernah masuk ke rumah Abu Dzarr di Rabadzah. Dia mempunyai seorang istri berkulit hitam yang sama sekali tidak memakai hiasan macam apa pun dan tidak pula mengenakan minyak wangi. Abu Dzarr berkata, "Apakah kalian tidak rnelihat apa yang disuruh para wanita berkulit hitam ini? Mereka menyuruhku unluk pergi ke Iraq. Namun ketika kami tiba di Iraq, mereka  lebih senang kepada dunia. Padahal kekasihku (Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam) memberitahukan kepadaku bahwa di atas jambatan neraka ada rintangan dan halangannya. Kita akan menyeberangi jambatan itu sambil membawa beban kita. Maka lebih baik bagiku untuk menyeberang dengan selamat tanpa mernbawa beban apa pun." Begitulah yang disebutkan di dalain At-Targhib Wat-Tarhib, 3/93. Ahmad juga meriwayatkannya dan perawi yang shahih.

Kezuhudan Abud-Darda'
Ath-Thabrany mengeluarkan dari Abud-Darda' Radhiyallahu Anhu, dia berkata, 'Dahulu sebelum Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menjadi rasul, kami adalah para pedagang. Namun setelah beliau diutus sebagai rasul, aku ingin kembali dalam perniagaan dan sekaligus rajin beribadah. Tapi nyatanya aku tidak boleh mantap dalam ibadah. Akhirnya kutinggalkan perniagaan dan mengkhususkan diri dalam ibadah.' Menurut Al-Haitsainy, 9/367, rijalnya shahih.

Kezuhudan Al-Lajlaj Al-Ghathafany
Ath-Thabrany mengeluarkan dengan isnad yang tidak diragukan, dari Al-Lajlaj Radhiyallahu Anhu, dia berkata, "Sejak aku masuk Islam di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, aku tidak pernah makan dan minum kecuali sekedar secukupnya." Begitulah yang disebutkan di dalarn At-Targhib, 31423. Abul-Abbas As-Siraj di dalam Tarikh-nya dan Al-Khathib di dalam Al-Muttafaq, seperti yang disebutkan di dalam Al-Ishabah, 2/328.

Kezuhudan Abdullah bin Umar
Abul-Abbas As-Siraj mengeluarkan di dalam Tarikh-nya dengan sanad hasan, dari As-Sary, dia berkata, "Aku pernah melihat sekumpulan orang dari kalangan shahabat, bahwa tak seorang pun di antara mereka yang keadaannya senantiasa mirip dengan keadaan Rasuluilah Shallallahu Alaihi wa Sallam selain dari Ibnu Umar. "Abu Sa'id Al-Mraby mengeluarkan dengan sanad yang shahih, dari Jabir ra., dia berkata, 'Tidak ada seseorang di antara kami yang mendapatkan kekayaan dunia melainkan dia justru meninggalkannya selain dari Abdullah bin Umar.' Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Ishabah, 21347.

sumber: Hayatul Sahabah

Isnin, 19 Mei 2014

Siapakah Yang Rugi Dan Siapakah Pula Yang Untung?



Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang paling sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya
seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s.

Siapakah orang yang manis senyumannya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun."
Lalu sambil berkata, "Ya Rabbi Aku reda dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana
telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari seksa neraka.

Jumaat, 9 Mei 2014

Sejarah Zikir Fatimah




Hazrat Ali r.anhu berkata kepada salah seorang muridnya,"Mahukah saya ceritakan kisah saya dengan Fatimah r.anha iaitu Puteri Rasulullah SAW yang paling di sayangi? "
Murid itu menjawab,"sudah pasti."

Beliau pun berkata Fatimah R.anha biasanya menggunakan tangannya untuk mengisar bijian yang menyebabkan tanganya menjadi kasar.Beliau juga mengisi air ke dalam bekas yang di buat daripada kulit dan membawa bekas itu ke rumah sehingga meninggalkan kesan didadanya akibat daripada tali bekas tersebut.Beliau sendiri menguruskan rumahnya,menyapu dan sebagainya sehingga menyebabkan pakaianya selalu kotor.Pada suatu ketika beberapa orang hamba perempuan telah di bawa kepada Nabi SAW.Saya(Ali r.anhu) pun menyuruh Fatimah r.anhu," Kamu pergilah kepada Rasulullah SAW dan minta seorang pembantu agar kamu mendapat bantuan daripadanya."

Beliau kemudian pergi berjumpa Nabi SAW tetapi beliau mendapati ramai orang berada di situ.Beliau seorang yang sangat pemalu.Lantaran sifat pemalunya,beliau tidak mahu memninta kepada bapanya di hadapan orang ramai walaupun itu merupakan bapanya sendiri,maka beliau pun pulang.

 Pada keesokan harinya,Rasulullah SAW datang sendiri dan bersabda, "Fatimah Untuk tujuan apakah engkau pergi ke sana? "

 Oleh kerana perasaan malu,beliau mendiamkan diri sahaja.Saya (Hazrat Ali r.anhu) pun berkata , "ya Rasulullah,kesan daripada batu pengisar,tanganya menjadi kasar..Kesan daripada tali bekas air,dadanya telah berparut.Semetara urusan rumahtangga yang lain meyebabkan pakaianya selau dalam keadaan kotor.Kelmarin saya(Ali r.anhu) memberitahunya mengenai hamba-hamba yang telah sampai kepada Rasulullah,supaya  Fatimah r.anha dapat meminta seorang hamba.Oleh kerana itu Fatimah r.anha pergi kepada mu ya Rasulullah.

Rasulullah SAW bersabda, "wahai anakku,bersabarlah.Nabi Musa a.s dan isterinya memiliki hanya satu alas tidur sahaja sehingga 10 tahun.Itu pun hanya jubah Nabi Musa a.s.Itulah yang di bentang dan mereka tidur di atasnya.Takutlah kepada ALLAH SWT  hasilkan sifat takwa dan tunaikanlah tugas dan kewajipanmu terhadap ALLAH dan sempurnakanlah tugas-tugas rumahtangga mu.Apabila kamu hendak tidur maka bacalah SUBHANALLAH (33 KALI),ALHAMDULILLAH (33 KALI) dan ALLAHUAKBAR (34 KALI)
Amalan ini lebih baik bagi kamu daripada mendapatkan hamba."

Fatimah r.anha pun berkata, Saya redha dengan ALLAH SWT dan RASULNYA." (Abu Daud)

Sumber : Kitab Fadhilat Amal.(Bab 10) 

Kesimpulan dari Hadis dan kisah di atas menerangkan bahawa  dengan bertasbih mengingati ALLAH lebih baik dari dunia dan seisinya.



“Sebaik-baik wanita yang pernah diciptakan Allah di dunia dan akhirat adalah Fatimah Ia adalah penghulu wanita di Surga.”(Sahih Bukhari dan Muslim)


*Antara Fadhilat zikir......
Dengan Zikir akan menyebabkan terbinanya rumah di dalam syurga. Apabila seseorang hamba berhenti daripada berzikir maka para malaikat berhenti daripada membina rumah itu. Manakala mereka ditanyakan, "Mengapakah kamu berhenti daripada membina rumah itu?" Mereka menjawab bahawa perbelanjaannya belum lagi tiba. Di dalam sebuah hadis lagi ada disebutkan bahawa barang-siapa mengucapkan, SUBHANALLAHI WABIHAMDIHI SUBJHANALLAH HILAZIM sebanyak tujuh kali nescaya dibinakan satu menara untuknya di dalam syurga.

ADAKAH SYURGA BERPINDAH KE BAWAH TAPAK KAKI SUAMI SETELAH BERKAHWIN?




Soalan; Assalamualaikm w.b.t. Saya ade soalan mengenai syurga bagi seorang wanita. Semua tahu yang syurga bagi anak lelaki adalah dibawah tapak kaki ibu, yang wanita pula, sebelum berkahwin syurganya dibawah tapak kaki ibu mereka tetapi bila sudah berkahwin, syurga mereka dibawah tapak kaki suami mereka, betul? Betulkan saya jika saya salah. Disini saye mempunyai situasi yang memusykilkan saya.

Ada seorang individu ini,seorang wanita dan beliau sudah berkahwin,dan yang menghampakan dan memusykilkan kepala saya, sesudah berkawin, tingkah laku,perbuatan,perangainya terhadap ibu nya sangat tidak beradab dan sangat "kurang ajar". dan apabila saya bertanya kepadanya,mengapa beliau berbuat demikian sedangkan ibunya melayannya dengan penuh kasih sayang,ibunya menangis setiap hari dan perkara itu sangat menyentuh hati saya,dan jawapan beliau terhdap soalan saya tadi ialah beliau berkata bahawa "syurga aku dibawah tapak kaki suami,bukan tapak kaki ibu lagi" saya sangat kasihan akan ibunya. Adakah boleh sebegitu tindakan wanita tadi? ataupun ade solution disebalik permasalahan ini dan hukum bagi situasi tersebut,saya harap ustaz dapat meleraikan kekusutan saya ini. Wasalam.


Jawapan


Bismillah walhamdulillah wassolatu ala rasulillah.

Kawan saudara itu telah tersalah ilmu tentang hakikat sebenarnya. Seorang anak (lelaki atau wanita) tetap wajib menghormati ibu-bapanya, wajib berbakti kepada mereka, menjaga silaturrahim dengan mereka, mendoakan mereka dan menafkahi mereka (jika mereka miskin) sekalipun dia telah berkahwin. Hanya jika bertembung antara perintah suami dan perintah ibu-bapa, maka perintah suami wajib didahulukan kerana haknya lebih besar. Hal itu tiada kaitan dengan kewajipan-kewajipan terhadap ibu-bapa yang mesti diteruskan sekalipun telah berkahwin.

Firman Allah (bermaksud); “Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa” (Surah al-Isra’, ayat 23).

 “Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya…” (Surah Luqman, ayat 14).

“…bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibubapamu” (Surah Luqman, ayat 14).

“…maka janganlah engkau berkata kepada kedua ibu-bapamu (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan ‘Ha’ dan janganlah engkau menengking menyergah mereka, tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun)…” (Surah al-Isra’, ayat 24).

“…Dan hendaklah engkau merendah diri kepada kedua ibu-bapamu kerana belas kasihan dan kasih sayangmu…” (Surah al-Isra’, ayat 24).

“…dan doakanlah (untuk kedua ibu-bapamu, dengan berkata): Wahai Tuhanku! Cucurilah rahmat kepada mereka berdua sebagaimana mereka telah mencurahkan kasih sayangnya memelihara dan mendidikku semasa kecil” (Surah al-Isra’, ayat 24).

Sekalipun telah berkahwin, perintah Allah dalam ayat-ayat di atas terus berjalan dan wajib dipatuhi oleh anak sama ada lelaki atau perempuan. Tidak harus sama sekali menderhakai mereka kerana Nabi SAW bersabda; "Dosa-dosa paling besar ada empat;
1. Mensyirikkan Allah,
2. Menderhakai dua ibu-bapa,
3. Membunuh
4. Bersaksi palsu"
(Soheh al-Bukhari; 2653, dari Anas RA).

Kesimpulannya, sekalipun telah berkahwin, seorang anak perempuan tetap wajib menghormati ibu-ayahnya, menghubung silaturrahim dengan mereka, merendah diri di hadapan mereka, berbaik dengan mereka dan berbakti kepada mereka mengikut kemampuannya. Tidak boleh sekali-kali bersikap biadap dengan mereka atas alasan telah berkahwin. Ayat-ayat Allah tadi yang memerintahkan anak agar berbuat baik kepada ibu-bapa, berterima kasih kepada mereka, menjaga tutur kata dengan mereka dan merendah diri kepada mereka, ayat-ayat tersebut tiada siapa dapat mengubahnya termasuk suami. Sampai bila-bilapun syurga tetap di bawah tapak kaki ibu-bapa dan keredhaan Tuhan berada pada keredhaan Ibu-bapa.

Sabda Nabi SAW; “Jagalah kedua ibu-bapamu kerana Syurga di bawah kaki kedua mereka” (Hadis riwayat Imam at-Thabrani dengan sanad yang baik. Lihat; al-Muntaqa, Dr. Yusuf al-Qaradhawi, hadis no. 1475).

Sabda baginda juga; “Keredhaan Tuhan berada pada keredhaan Ibu-bapa dan kemurkaan Tuhan berada pada kemurkaan ibu-bapa” (Hadis riwayat Imam at-Tirmizi dan al-Hakim dari ‘Abdullah bin ‘Amru r.a.. Menurut as-Suyuti; hadis ini adalah soheh. Lihat; al-Jami’ as-Saghier, hadis no. 4456).

Wallahu a'lam.

Nasihat Maulana Ibrahim




Petikan bayan maghrib markaz dakwah dan tabligh Tawau Sabtu yang disampaikan oleh Hj Manshah.

Nasihat Maulana Ibrahim Dewla Dammat Barakatuhu (guru yang mengajar kitab sahih muslim di daurah hadith Madrasah Kasyiful 'Ulum Nizamuddin, Delhi - juga seorang ulama dalam usaha dakwah) pada rakan seusaha di Malaysia: 

-Dalam masa 15 minit kita boleh duduk untuk habiskan zikir pagi dan petang, dalam masa 15 minit juga kita boleh gunakan untuk berdakwah yang akan menyebabkan satu orang yang jauh dari Allah akan mejadi dekat dengan Allah. Dan dalam 15 minit juga seseorang itu dapat sia-siakan masanya melakukan dosa dan memaksiati Allah. Sebagai orang beriman, kita kena gunakan masa untuk dipenuhi dengan amalan-amalan agama.

-Buah daripada usaha agama ni ialah untuk melahirkan insan yang bertakwa kepada Allah. Sebab itulah kita biasa mendengar kisah para sahabat sangat mudah dan banyak menangis kerana takutkan Allah. Setiap hari mereka telah sibukkan diri mereka untuk usaha atas agama maka sifat takwa telah menjadi sifat yang sebati dalam diri mereka. Orang yang tidak ada dalam hatinya rasa takut kepada Allah maka dia belum mula lagi melakukan usaha agama.

-Kita kena sibukkan diri dengan menghidupkan lima amal masjid, dengan perantaraan lima amal jemaah masjid, maka suasana agama akan mudah hidup di kampung kita. (Lima amal: Mesyuarat harian, taklim, dakwah 2jam setengah, ziarah mingguan, dan keluar 3 hari setiap bulan.)

-Cara paling mudah untuk hidupkan suasana agama di rumah pula ialah dengan menghidupkan bacaan taklim rumah bersama anak dan isteri setiap hari.

-Dalam menjalankan usaha agama maka perlu ada dua sifat iaitu ikhlas dan ihsan.

-Jadikan diri macam air hujan yang bergerak menyirami bumi sehingga semua hidupan dan tanah yang kontang tumbuh dan hidup dengan subur.

-Di akhirat kita akan ditanya berkenaan amal-amal agama yang kita lakukan di dunia. Maka kita hendaklah usahakan agar amal-amal agama kita dapat dilakukan dengan menyempurnakan semua sunnah-sunnah nabi di dalam amal tersebut.

-Allah akan menganugerahkan dengan dua perkara bagi yang istiqamah mengamalkan sunnah2 nabi dalam kehidupan seharian: 1. menjadikan orang lain sayang pada dia. 2. musuh akan menjadi gerun kepadanya. Jadi usahakanlah untuk sempurnakan sunnah-sunnah nabi dalam diri kita.

-Lakukanlah usaha agama ini dengan sabar kerana sabar ialah sifat yang ada pada semua nabi-nabi. Telah berlaku satu kisah Rasulullah pernah meminjam sesuatu dari seorang yahudi dan akan dibayar dengan buah tamar, beberapa hari sebelum tarikh yang dijanjikan oleh Rasulullah untuk membayar maka yahudi datang telah datang memarahi Rasulullah menuntut hutangnya. Saidina umar yang ada disamping rasulullah pada ketika itu tidak senang dengan sikap yahudi tersebut maka umar telah memarahi kembali yahudi tadi. Rasulullah dengan sabar dan tenang telah menasihati umar agar tidak memarahi yahudi tadi bahkan rasulullah perintahkan umar untuk mengambil buah tamar dan diserahkan kepada yahudi tadi serta dilebihkan sedikit. Rasulullah beritahu yang dilebihkan sedikit itu adalah sebab saidina umar telah memarahi yahudi tadi. Dengan sebab sifat sabar dan akhlak sebagini akhirnya yahudi tadi telah memeluk islam.

-Ulama-ulama yang menyokong usaha agama kita kena menyayangi ulama tersebut, dan ulama yang tidak menyokong usaha agama kita kena sayangi mereka dua kali lebih dari ulama yang menyokong usaha agama. Setiap teguran mereka jangan dimarah bahkan kita kena terima dengan baik. Mereka adalah waris nabi-nabi yang kita kena dampingi dan muliakan.

-Untuk maju dalam iman kita kena usahakan 3 perkara ini: 1. Tinggalkan dosa dan maksiat-maksiat yang telah terbiasa kita lakukan. 2. Jaga takbiratul ula solat berjemaah di rumah-rumah Allah. 3. Sebelum azan lagi kita dah ada di masjid menunggu untuk solat.

-Apabila kita mendapat nasihat dalam melakukan sesuatu amalan, maka kita kena terus beramal dan istiqamahkan diri dalam amal sebagaimana yang dinasihati. Seorang sahabat telah ditegur oleh Rasulullah kerana bersendawa dengan kuat, maka beliau terus amal dan istiqamah dengan nasihat tersebut, diberitakan bahawa selama 30 tahun selepas itu beliau tidak lagi pernah makan dengan kenyang yang membolehkan beliau sendawa lagi.

-Kita bukan sahaja perlu amalkan agama bahkan perlu usahakan untuk sempurnakan setiap amal-amal agama.

-Kita kena sedar bahawa harta kita bukanlah kita punya kerana harta dan rezeki yang kita itu adalah Allah yang punya, jadi jangan gunakan harta kita ikut nafsu kita. Sebaik-baik harta ialah harta yang dibelanjakan di jalan Allah.

Semua sedia korbankan diri, masa dan harta untuk agama insyaAllah?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sociable