Pengambilan Pelajar Baru

Pengambilan Pelajar Baru

Asrama Lelaki

Asrama Lelaki

Banguan B (kelas)

Banguan B (kelas)

Bangunan Kelas Dan Asrama Pelajar Hafizah

Bangunan Kelas Dan Asrama Pelajar Hafizah

Bangunan Alimah Dan Hafizah (Wanita)

Bangunan Alimah Dan Hafizah (Wanita)

Selasa, 28 Mei 2013

Manusia Yang Akan Didoakan oleh Para Malaikat



Percaya kepada malaikat adalah antara rukun iman. Ada malaikat yang ditugaskan berdoa kepada makhluk manusia dan sudah tentu seseorang yang didoakan malaikat mendapat keistimewaan.

Dalam hidup, kita sangat memerlukan bantuan rohani dalam menghadapi ujian yang kian mencabar. Bantuan dan sokongan malaikat sangat diperlukan.

Kali ini penulis ingin menyenaraikan antara jenis manusia yang akan menerima doa malaikat.

Ketika kita menghadapi masalah, kerumitan, keperluan dan bimbingan, bukan saja kita perlukan kekuatan doa dari lidah, tetapi juga sokongan malaikat.

Antara orang yang mendapat doa malaikat ialah:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesiapa yang tidur dalam keadaan suci, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa: "Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci."

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.

Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Tidaklah salah seorang antara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali kalangan malaikat akan mendoakannya: 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.'"

3. Orang yang berada di saf depan solat berjemaah.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat ke atas (orang) yang berada pada saf depan."

4. Orang yang menyambung saf pada solat berjemaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam saf).

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat selalu berselawat kepada orang yang menyambung saf."

5. Kalangan malaikat mengucapkan 'amin' ketika seorang imam selesai membaca al-Fatihah.

Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Jika seorang imam membaca... (ayat terakhir al-Fatihah sehingga selesai), ucapkanlah oleh kamu 'aamiin' kerana sesiapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang lalu."

6. Orang yang duduk di tempat solatnya selepas melakukan solat.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Kalangan malaikat akan selalu berselawat kepada satu antara kalian selama ia ada di dalam tempat solat, di mana ia melakukan solat."

7. Orang yang melakukan solat Subuh dan Asar secara berjemaah.

Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Kalangan malaikat berkumpul pada saat solat Subuh lalu malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit) dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.

"Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat Asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat Asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal lalu Allah bertanya kepada mereka: "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?"

Mereka menjawab: 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, ampunilah mereka pada hari kiamat.'"

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, malaikat itu berkata 'aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.'"

9. Orang yang membelanjakan harta (infak).

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, satu antara kedua-duanya berkata: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak... '"

10. Orang yang sedang makan sahur.

Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat kepada orang yang sedang makan sahur."

11. Orang yang sedang menjenguk (melawat) orang sakit.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga Subuh."

Itulah antara mereka yang mendapat doa malaikat. Semoga kita termasuk dan tersenarai sama.

Kematian Hati

 
 
Ramai orang tertawa tanpa menyedari sang maut sedang mengintainya. Ramai orang yang bersegera datang ke saf solat - kononnya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang, ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya.

Ada yang datang sekadar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan bukan sekadar untuk berhenti hanya pada ilmu.

Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

Tersanjungkah (terasa banggakah) engkau yang hebat berbicara tentang keheningan senyap disaat rintih istighfar, kecupak air wudhu' pada dinginnya malam, lapar perut karena puasa atau kedalaman munajatmu dalam rakaat-rakaat panjang? Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tidak ada apa-apa.

Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan orang-orang berhati jernih bersangka baik, bahawa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.

As-Shiddiq Abu Bakar r.a saja selalu gementar saat dipuji orang! "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.

Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia melupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan ada yang menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan merasakan amalnya sangat banyak. Ada juga orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal! Malahan, menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan peribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata!

Dimana kau letakkan dirimu? Sewaktu kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan ketakutan. Sesudah pengalaman dan ilmu semakin bertambah, engkaupun berani tampil waima di hadapan sultan tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.

Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat maksiat menggodamu dan engkau menikmatinya?. Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa tangga kedewasaan rohani meninggi.

Rasa malu kepada ALLAH, dimanakah kau kuburkan ia? Di luar sana, rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung.

Ini potret negerimu: 228 000 remaja adalah penagih. Daripada 1,500 responden pelajar sekolah menengah, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separuhnya setuju remaja bisa berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan tanpa rela!

Mungkin engkau mulai berfikir, "Biasalah.." bila bermain mata dengan aktivis wanita (sama ada engkau lelaki atau sebaliknya), di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat? Atau bergayut dengan menambah waktu yang tak kau perlukan, sekadar melepas kejenuhan dengan canda gurau jarak jauh..Betapa biasanya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.

Kemana getarannya yang gelisah dan terluka ketika dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"? Saat engkau muntah melihat laki-laki (pondan) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustazmu yang mengatakan; jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton acting mereka tidak dilaknat? Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti engkau yang paling islami?

Sesudah itu, tinggallah antara engkau dengan dirimu, tidakkah ALLAH ada disana? Sekarang engkau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tentangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari berjabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar (control) dan maka jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki.

Lupakah engkau, jika tembakanmu ke sasaran meleset 1 milimeter, maka pada permulaan sejauh 300 meter ia belum tersasar walau 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf (penyimpangan) di kalangan awam, sedikit sebanyak karena para elitnya telah salah melangkah terlebih dahulu.

Siapa yang mahu menghormati ummat yang "kiay"nya memberi ratusan ribu kepada seorang perempuan yang beberapa minit sebelum ia setubuhinya di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan mudahnya mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?

Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya bergambar rapat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karana kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)?

Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini, kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? Apa bezanya seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rakan perempuan dalam pergerakan da'wahnya? Akankah kau impikan penghormatan masyarakat awam karena statusmu, lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir? Bila demikian itu,... sekeji apakah kamu ini?

Pernahkah kamu lihat sepasang ibu dan bapa dengan anak remaja mereka. Perhatilah langkah mereka di pasaraya sana. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyaknya membeli produk makanan ringan, semata-mata karena selera "westernnya".

Engkau akan menjadi faqih pendebat yang hebat saat engkau teguk minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah kamu punya harga diri.

Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai pakaian tenunan bangsa sendiri atau terompah tempatan yang tak berjenama. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.

Kini, datang "pemimpin" ummat, ingin mengangkat harga diri dan penghormatan ummat dengan mempamerkan kereta dan rumah mewah, "kedai emas berjalan", juga segudang perhiasan. Saat fatwa dihebahkan, telinga ummat telah tuli oleh dentuman berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku yang kukumpulkan dengan susah payah. Bila aku bosan, aku bisa memanggil penyanyi lain yang kicau merdunya lebih memenuhi seleraku" .

*****************************************

Tulisan asal: Almarhum KH Rahmat Abdullah

Mencari Keberkatan



Kisah 1
Afiq: "Abah, tolong beli A4 paper ya on the way balik ofis tu, kat umah dah abih la... afiq nak kena print yang cikgu suruh ni, nak dalam lima enam helai..."

Hamdan: "Ok"

Hamdan terus bangun menuju ke tempat mesin fotostat.... ambik kertas A4 agak2 dalam 'ketebalan setengah inci' gitu. Kassim yang menyedari perbuatan Hamdan, tak tunggu dah,..terus ambik peluang sound,

"Ai, tak berkat la bro ambik ofis punya"


Hamdan: "Alaaa, aku bukan ambik banyak pun, setakat tiga empat elai camni pun nak bising, tu orang lain lagi la... aku tengok ambik sampai 1 rim, boleh pulak!"

Kassim hanya mampu tersengih, dalam hati berkata.."ikut suka hati ko la labuuu, sendiri mau ingat le.."



Kisah 2:

Milah: "Shima, cuba ko tengok... orang sebelah ada umah tak?"

Shima: "Ngapa mak?"

Milah: "Ko tengok je la, kalu diaorang takde, ko cepat2 pegi kerat daun pandan dalam dua tiga elai. Mak nak masak bubur kacang ni. Alahh ko hulur je tangan ikut celah pagar tu cam biasa.... tarik dua tiga elai, kerat! .... Takpe, bukan ambik banyak pun, nanti kalu ada lebih bubur ni, kita ulur kat depa, tu pun kalo depa balik cepat..."



Kisah 3:
Afiq: "Alaa abah.... seliper Afiq ilang le, dah baru lagi siper tu...", rungut afiq masa ke dua-dua beranak ini sedang mencari seliper lepas keluar dari masjid.

Hamdan: "Ish, sapa la punya kerja tu.. nak kena bantai aper... takpe lah ko cari je lah memana siper yang muat ngan ko.. pakai je..."

Rabu, 8 Mei 2013

Mukjizat Al Quran Yang Jarang Dipertengahkan



 Al Quran merupakan mukjizat teragung Nabi Muhammad S.A.W yang menjadi panduan umat Islam selagi mereka berpegang teguh dengannnya. Nuzul bererti turun atau berpindah manakala Al Quran bermakna bacaan atau himpunan. Ia dikatakan sebagai bacaan kerana Al Quran itu untuk dibaca oleh umat Islam. Ia juga dikatakan himpunan kerana dalam Al Quran itu terhimpun ayat-ayat yang menjelaskan pelbagai perkara yang meliputi soal tauhid, ibadat, jenayat, muamalat, munakahat dan sebagainya.

Peristiwa nuzul Al Quran berlaku pada malam Jumaat, 17 Ramadhan, di Gua Hira' tahun ke-41 daripada keputeraan Nabi Muhammad S.A.W. melalui perantaraan malaikat Jibril. Dan ini ditegaskan melalui firman Allah yang bermaksud :

             " Ramadhan yang padanya diturunkan Al Quran menjadi petunjuk bagi sekalian manusia, dan menjadi keterangan yang menjelaskan petunjuk dan menjelaskan perbezaan antara yang benar dan yang salah "
( Surah Al Baqarah : 185 )


Al Quran diturunkan secara beransur-ansur dalam masa 23 tahun. 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah. Ia dinamakan mukjizat teragung kerana kehebatannya. Antaranya ialah :

Allah berfirman yang bermaksud :  " Katakanlah wahai Muhammad, sesungguhnya jika sekalian manusia dan jin berhimpun dengan tujuan hendak membuat dan mendatangkan sebanding dengan Al Quran ini, mereka tidak akan mendapat membuat dan mendatangkan sebanding dengannya walaupun mereka membantu sesama sendiri." ( Surah Al Isra' : 88 )

Orang yang membaca, menghafaz dan melihat Al Quran sambil memikirkan keajaiban yang ada pada susunannya diberikan pahala.

Al Quran sumber hidayah bagi kebahagiaan hidup umat Islam di dunia dan di akhirat
Tidak sesiapa pun samaada di kalangan manusia atau jin yang mampu mencipta ayat yang menyerupai Al Quran. Firman Allah yang bermaksud : " Dan jika kamu merasa ragu-ragu dengan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, bawalah satu surah yang seumpamanya, ajaklah penolong-penolong kamu, selain Allah, sekiranya kamu orang yang benar." ( Surah Al Baqarah : 23 )
Al Quran merupakan mukjizat tertinggi dan teristimewa yang hanya dikurniakan kepada Nabi Muhammad S.A.W.

Manusia belum mampu menyelami dan menerokai rahsia Al Quran secara menyeluruh sehingga ke hari ini. Ini bererti kehebatan, kesaktian, keagungan dan keunggulan Al Quran secara tersendiri dengan pengertiannya yang amat luas dan mendalam kekal terpelihara hingga kiamat.
Al Quran merupakan petunjuk jalan kebenaran. Membawa manusia daripada kegelapan kepada cahaya terang. Allah berfirman yang bermaksud : " Inilah Kitab yang tiada keraguan padanya, menjadi petunjuk kepada orang yang bertaqwa. " ( Surah Al Baqarah : 22 )
Membaca Al Quran mendapat ganjaran pahala dan syafaat daripada Allah. Rasulullah S.A.W bersabda dengan maksudnya : " Bacalah Al Quran, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat kepada pembacanya. "

Sesungguhnya Al Quran mempunyai 3 hak yang wajib ke atas umat Islam untuk menunaikannya :

Hak untuk membaca dan bertilawah kepadanya
Hak untuk bertakbir atau memahaminya dan menjiwainya
Hak untuk beramal dengan seluruh isi kandungannya

Beberapa peringatan untuk kita bersama :

Al Quran diturunkan adalah untuk dibaca dan diamalkan bukan setakat dijadikan perhiasan
Al Quran tidak akan menjadi syifa' ( ubat ) bagi orang-orang yang ingkar dan zalim
Al Quran menjadi petunjuk kepada orang-orang bertaqwa.
Hati yang keras boleh dilembutkan dengan hidayah Al Quran dengan izin Allah
Pesan Nabi Muhammad S.A.W : " Aku tinggalkan 2 perkara yang jika kamu berpegang kepada keduanya, nescaya kamu tidak akan sesat selama-lamanya, iaitu Al Quran dan sunnahku. "

Al-Quran menjadi petunjuk kepada sesiapa dikehendaki-Nya. Ramai mendapat nur Islam bermula dengan mendengar bacaan Al-Quran. Saidina Umar memeluk Islam selepas mendengar bacaan Al-Quran. Hatinya yang dulu keras menolak Islam, cair dan lemah serta merta apabila mendengar ayat suci Al-Quran.

Kekuatan dan keagungan Al-Quran tiada bandingannya. Sesungguhnya, kandungan Al-Quran tidak mampu dicipta oleh manusia. Bahkan, tidak mungkin ada satu ayat ciptaan manusia yang menandingi ayat Al-Quran. Allah menegaskan betapa biarpun manusia berkumpul dan menggabungkan fikiran serta saling membantu, tidak mungkin manusia dapat melakukannya.

Firman Allah bermaksud: “Katakanlah, sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Quran ini, nescaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun sebahagian mereka menjadi pembantu bagi sebahagian yang lain.” (Surah al-Isra, ayat 88).

Perbahasan dan kajian terhadap kandungan Al-Quran tidak akan selesai. Pemikiran manusia tidak mampu memahami atau menafsirkan perkataan demi perkataan atau ayatnya dengan sepenuhnya.

Perkataan ringkas "alif, lam, mim" masih belum diungkaikan maksudnya. Inikan pula dalam perkara yang jelas rumit yang tidak mungkin mampu difikirkan oleh manusia.

Bagaimanapun, keterbatasan pemikiran manusia menafsir Al-Quran bukan halangan untuk manusia mengambil manfaat daripadanya. Bahkan, itulah satu kelebihan mukjizat yang Allah turunkan kepada Rasulullah SAW dan seluruh umatnya.

Seluruh umat Islam menggunakan bahasa yang sama, bahasa Arab, untuk membaca Al-Quran, biarpun bahasa pertuturan harian mereka menggunakan bahasa lain. Membacanya memberi satu kekuatan rohani.

Begitulah kehebatan Al-Quran, orang sanggup bersengkang mata membacanya, biarpun tidak memahami kandungnya. Bacaan diulang-ulang, sehingga ada sudah mengulang membaca keseluruhan Al-Quran berpuluh dan beratus-ratus kali.

Sekiranya Al-Quran hanya sekadar sebuah buku biasa, tidak akan ada manusia di dunia ini yang sanggup membaca, sedangkan tidak memahaminya.

Kandungan al-Quran tidak perlu ditukarkan kepada bahasa lain, semata-mata untuk menarik minat orang membacanya. Ia berbanding dengan kitab agama lain yang boleh diterjemah atau diubah-ubah mengikut sesuka hati.

Kandungan Al-Quran tetap asli dan tidak mungkin diubah sampai ke hari kiamat. Al-Quran terus memenuhi dada-dada orang Muslim yang menghafal dan membacanya.

Kehebatan kandungan Al-Quran mendorong bukan Islam mengkajinya. Semakin banyak penemuan sains berjaya dikaji, semakin jelas kebenaran al-Quran di sisi orang bukan Islam. Ketika pakar sains merayakan kejayaan penemuan mereka, sebenarnya perkara itu tercatat dalam Al-Quran sejak lebih 1400 tahun lalu.

Ketepatan kandungan Al-Quran berdasarkan kepada kejadian alam yang dibongkar oleh ahli sains, membuktikan Al-Quran bukan ciptaan Nabi Muhammad. Tidak mungkin bagi seorang yang buta huruf seperti Rasulullah SAW dapat mencipta kandungan Al-Quran yang mengandungi kenyataan berkaitan sains dan teknologi.

Bahkan, tidak munasabah untuk mengatakan manusia yang hidup lebih 1,400 tahun lalu mengetahui mengenai penemuan sains yang memerlukan kajian dan penggunaan alatan canggih.

Perkara ini tidak sukar diterima oleh orang beriman. Allah Maha Pencipta. Dialah mencipta semua makhluk di dunia ini. Jadi, Dia dapat menceritakan dengan jelas bagaimana proses setiap kejadian dengan tepat.


Malah sebahagian kandungan Al-Quran yang menyatakan mengenai kejadian alam, adalah bukti kewujudan Allah dan mengesahkan kerasulan Nabi Muhammad.

Pengkaji Barat yang selama ini bermegah dengan doktrin bahawa agama dan sains terpisah, terpaksa mengakui kebenaran Al-Quran. Agama Islam adalah panduan dan cara hidup. Sebab itu, Al-Quran memberikan gambaran menyeluruh berkaitan kehidupan manusia.

Disebabkan kandungan Al-Quran tidak mampu dijelaskan sepenuhnya oleh sesiapa, maka ia memberi peluang untuk manusia sepanjang masa tidak putus-putus membongkar segala rahsia yang terkandung di dalamnya.
 
(dipetik di laman web JAIS dan Ukhwah)

1) Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seorang mukmin yang membaca Al Qur`an dan beramal denganya adalah bagaikan buah utrujah, rasanya lezat dan baunya juga sedap. Dan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur`an namun beramal dengannya adalah seperti buah kurma, rasanya manis, namun tidak ada baunya. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur`an adalah seperti Ar Raihanah, aromanya sedap, tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur`an adalah seperti Al Hanzhalah, rasanya pahit dan baunya juga busuk." - shahih bukhari

2) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca Al Qur`an kemudian dia menghafalnya dan menghalalkan apa yang dihalalkan Al Qur`an serta mengharamkan apa yang diharamkan Al Qur`an, niscaya dengannya Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan dapat memberi syafa'at kepada sepuluh keluarganya yang wajib masuk neraka." Abu Isa berkata; Hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini, padahal sanadnya tidak shahih, Hafs bin Sulaiman telah dilemahkan dalam masalah hadits. - Sunan Tirmizi

3)  Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Pada hari kiyamat, Al Qur`an akan datang kemudian berkata; "Wahai Rabb berilah dia pakaian, " maka dipakaikanlah kepadanya mahkota kemuliaan, kemudian Al Qur`an berkata lagi; \"Wahai Rabb, tambahkanlah kepadanya, " maka dipakaikan kepadanya pakaian kemuliaan, kemudian berkata lagi; \"Wahai Rabb ridlailah dia, \" akhirnya dia pun diridlai, kemudian dikatakan kepada ahli Al Qur`an; \"Bacalah dan naiklah, niscaya akan ditambahkan kepadamu satu pahala kebaikan pada setiap ayat.\" Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. - Sunan Tirmizi

4)Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: \"Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf dan MIIM satu huruf.\"  - Sunan Tirmizi

5) "Sesungguhnya Al Qur'an ini adalah jamuan Allah, maka ambillah darinya semampu kalian. Sungguh, aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih kosong dari kebaikan selain rumah yang di dalamnya tidak ada bacaan Al Qur'an. Sungguh, hati yang di dalamnya tidak ada bacaan Al Qur'an adalah hancur seperti hancurnya rumah yang tidak berpenghuni.\" - sunan darimi

6)Sesungguhnya rumah akan terasa luas bagi penghuninya, para malaikat akan mendatanginya, setan-setan akan menjauhi dan kebaikannya akan bertambah jika Al Qur'an dibaca di dalamnya. Dan rumah akan terasa sempit bagi penghuninya, para malaikat menjauhinya, setan-setan datang dan kebaikannya berkurang jika di dalamnya tidak dibacakan Al Qur'an.\" - - sunan darimi

7) "Sesungguhnya Al Qur'an adalah jamuan Allah maka pelajarilah dari jamuan-Nya semampu kalian. Sesungguhnya Al Qur'an adalah tali Allah, cahaya yang terang dan obat yang bermanfaat. Perlindungan bagi orang yang berpegang teguh dengannya dan keselamatan bagi orang yang mengikutinya. Ia tidak pernah menyimpang hingga harus dicela, dan tidak pernah bengkok hingga harus diluruskan. Keajaibannya tidak pernah habis dan tidak akan membuat bosan karena banyak pengulangan. Oleh karena itu, bacalah Al Qur'an, sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepada kalian karena membacanya, dengan setiap huruf sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif lam Mim, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.\" - sunan darimi

8)"Sesungguhnya jalan ini dipenuhi dengan setan-setan yang selalu datang sambil berseru, 'Hai hamba Allah, ini adalah jalanmu.' Oleh karena itu berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah, sesungguhnya tali Allah adalah Al Qur'an.\" - sunan darimi

9)\"Sesungguhnya pembaca Al Qur'an dan yang mempelajari Al Qur'an akan didoakan oleh para malaikat hingga mereka menyelesaikan satu surat, jika salah seorang dari kalian membacakan suatu surat maka hendaklah ia menunda membaca dua ayat dari surat tersebut hingga ia dapat menyelesaikannya di akhir siang, agar para malaikat mendoakan orang yang membaca dan orang yang dibacakan dari awal sampai akhir siang.\" - sunan darimi

Kelebihan Selawat ke atas Nabi Muhamad saw



Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Quran [33.56]

Telah bersabda Junjungan Nabi s.a.w. : " Orang yang bakhil itu adalah orang yang ketika mana aku disebut di sisinya dia tidak mengucapkan sholawat ke atasku." Hadits diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi daripada Baginda 'Ali r.a. dan dihukumkannya sebagai hasan shohih.

Juga didatangkannya satu riwayat lagi:- "Sesiapa yang bersholawat ke atasku, para malaikat akan bersholawat ke atasnya. Sesiapa yang bersholawat ke atasku sekali, Allah bersholawat ke atasnya 10 kali, dihapuskan daripadanya 10 kesalahan dan diangkatkan baginya 10 darjat," - dalam satu riwayat - "ditulis baginya 10 kebajikan".

Telah warid hadits yang menyatakan:- "Sesiapa yang mengucapkan salam ke atasku 10 kali, maka seolah-olah dia memerdekakan seorang hamba." ........ "Sungguh akan datang kepadaku beberapa kaum (pada hari kiamat nanti) yang aku tidak mengenali mereka melainkan dengan banyaknya sholawat mereka ke atasku." ...... "Orang yang paling berjaya di antara kamu pada kedudukannya nanti di hari kiamat adalah sesiapa di antara kamu yang paling banyak bersholawat ke atasku."

Sayyidina Abu Bakar r.a. berkata:- "Sholawat ke atas Junjungan Nabi s.a.w. lebih kuat pada menghilangkan dosa-dosa daripada air sejuk memadamkan api; Dan salam ke atas baginda lebih utama daripada memerdekakan hamba."

Daripada Sayyidina 'Umar dan Sayyidina 'Ali radiyaAllahu 'anhuma:- "Sesungguhnya doamu terhenti di antara langit dan bumi (yakni tidak naik), sehinggalah engkau mengucapkan sholawat ke atas Nabimu."

Dan telah warid: "Doa yang dipanjatkan antara dua ucapan sholawat ke atasku tidak akan ditolak. Dan sesungguhnya Allah telah mewakilkan di kuburku satu malaikat yang diberi keupayaan untuk mendengar segala ucapan makhluk. Maka tiadalah seseorang yang bersholawat ke atasku sehinggalah ke hari kiamat, melainkan sampai kepadaku akan namanya dan nama bapanya: "Inilah si fulan anak si fulan yang telah bersholawat ke atasmu." 

Dan telah datang riwayat bahawasanya Allah ta'ala telah mewahyukan kepada Nabi Musa a.s.: "Keadaanmu yang paling Aku sukai dan yang paling hampir denganKu (yakni hampir dengan keredhaanNya), adalah ketika engkau memperbanyakkan ucapan sholawat ke atas Nabi Muhammad."

Dan telah warid: "Sholawat kamu ke atasku menyebabkan doa-doa kamu diterima, menyebabkan Tuhan kamu redha, menjadi zakat penyucian bagi badan (diri) kamu. Dan sesiapa yang bersholawat ke atasku dalam kitab (yakni dengan tulisan atau dengan mengucapkan sholawat apabila bertemu dengan nama Junjungan dalam sesebuah tulisan), maka sentiasalah para malaikat beristighfar baginya selama mana namaku masih berada dalam kitab tersebut."

Dan telah diriwayatkan daripada Junjungan s.a.w.: "Sholawat ke atasku adalah nur." ...."Penyuci hati umatku dan pembersihnya daripada kekaratan adalah ucapan sholawat ke atasku."

Diriwayatkan daripada Junjungan s.a.w. daripada Allah ta'ala (yakni hadits qudsi):- "Wahai Muhammad, Aku telah menjadikan engkau sebagai satu zikir daripada zikirKu, sesiapa yang menyebutmu maka dia telah berzikir kepadaKu, dan sesiapa yang mencintaimu, maka dia telah mencintaiKu."

Dan telah warid: "Sesiapa yang mengucapkan sholawat ke atasku pada hari Jumaat 80 kali, Allah akan mengampuni baginya dosa-dosa 80 tahun."


Marilah kita bersama rebutkan pahala berselawat ke atas nabi muhamad saw. 

Isnin, 6 Mei 2013

Hebatnya Ketabahan Nabi Ayub a.s


Ia bermula dengan Nabi Ayub a.s telah ditimpa pelbagai penyakit yang dasyhat sehingga dia tidak upaya untuk bangun , dan pada masa itu juga daripada awal Nabi Ayub a.s menjadi seorang yang kaya raya , dengan tiba-tiba akhir nya Nabi Ayub a.s menjadi faqir miskin. Hartanya hancur begitu saja kerana ditimpa pelbagai kesulitan.

Maka datang lah iblis itu menyamar sebagai lelaki dan mencuba untuk menggoda Nabi Ayub a.s supaya tidak berharap pada Allah s.w.t.

Si iblis berkata : "Sungguh malang nasib mu wahai Ayub , dulu kamu orang kaya sekarang kamu miskin. kasihan sekali dengan kamu."

Tapi Nabi Ayub a.s menjelaskan dengan penuh ketabahan.
"Segala puji bagi Allah, Allah telah mencurah diri ku nikmat , dimana nikmat itu adalah hak milik Allah.. dan saat Allah ingin kembali nikmat tersebut diambil. Maka Allah layak untuk mengambil nya dan aku sangat bersyukur kepada-Nya."

SubhanaAllah!

Hebatnya orang yang bersyukur kepada Allah. Impak kebaikan kesyukuran tersebut akan kembali pada kita sendiri. Itulah kekayaan syukur , Allah tambah cinta dan kasih kepada kita semua.
"..... Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."
(Surah Luqman ayat 12)

Betapa hebatnya kesyukuran Nabi Ayub a.s sehingga Iblis laknatullah benci , berdendam dan sangat kecewa..

Pada satu saat, Allah SWT menguji lagi ketabahan Nabi Ayub di mana baginda ditimpa ujian dengan kematian anak-anaknya yang soleh, yang selama ini menyokong perjuangan baginda. Anak Nabi ayub a.s kesemuanya ditaqdirkan mati di dalam sebuah gempa bumi yang dahsyat.
Iblis datang lagi mengambil kesempatan terus menerus menghasut Nabi Ayub a.s ,
"Wahai Ayub , apa yang ada pada mu ! harta benda mu telah pun hilang , anak-anak kamu semua nya telah diambil kembali oleh Allah. Apa yang ada pada kamu?"

Lalu Nabi Ayub a.s menjawab dengan penuh rendah hati,
"Anak-anak itu adalah milik Allah. Dia yang menghidup kan dan Dia jua yang mematikan. Segala puji bagi Allah."

Nabi Ayub tidak putus asa kepada Allah walau pun telah kehilangan segala-galanya, tapi beliau redha selagi tidak kehilangan cinta Allah. Inilah sifat dan ciri-ciri orang yang beriman kepada Allah.
Tidak putus asa walau apa jua sekali pun , kerana mereka tahu ujian itu adalah satu didikan langsung daripada Tuhan. Allah mendidik kita melalui kesusahan, kesenangan, pujian mahu pun cercaan.
Seolah-olah Tuhan berpesan. .

"Belajar lah melalui ujian-Ku , nanti kamu akan mengenali diri-Ku."

Iblis tetap tidak putus asa lalu , dia berjumpa dengan isteri Nabi Ayub a.s yang setia kepada suami nya , mengurus dan menjaga diri Nabi Ayub. Tapi isterinya Rahmah telah terpedaya oleh iblis laknatullah.

Sebelum isterinya meninggal kan Nabi Ayub , dia mengadu keluhannya kepada suami nya Nabi Ayub a.s . .

" Wahai suami yang ku sayangi , sampai bila kah Tuhan mu akan mengazab mu! Dulu kita senang , kita dikellingi dengan anak-anak yang soleh , kita dikurniakan kesenangan harta benda , kita dipandang tinggi oleh masyarakat. Kenapa kau tidak mohon saja kepada Tuhan mu wahai suami ku , agar Tuhan membebaskan kita daripada kesusahan ini."

Lalu Nabi Ayub a.s memberi jawapan dengan pertanyaan.

"Wahai isteri yang ku sayangi , tadi kau sesali anak-anak yang telah pergi , dan kau lagi sesali harta yang telah habis dan juga menyesali penyakit yang menimpa suami kamu ini. Aku ingin bertanya , berapa lama tempohnya Allah memberikan kita sebuah kehidupan yang senang lenang dengan segala harta , kemewahan , anak-anak , dengan kesihatan?"
" 80 Tahun." jawab Rahmah singkat.

Nabi Ayub tanyakan lagi. " Wahai isteri , berapa lama kita menderita dan sengsara dimuka bumi Allah ini?"

"7 tahun." jawab Rahmah.

Lalu Nabi Ayub a.s menadah munajatnya kepada Allah s.w.t dengan rendah hati dalam pilu dan sedih.
"Wahai Allah. aku malu untuk memohon agar Engkau bebaskan aku daripada penderitaan dan kesusahan ini. Aku malu kerana nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami selama 80 tahun , sama sekali tidak sebanding dengan kesusahan yang dialami 7 tahun ini."

"Wahai Allah. Sesungguhnya isteri ku telah dihasut syaitan."

"Wahai Allah , andai aku diberikan kesempatan kesembuhan oleh Allah. Pasti akan aku sebat isteri ku 100 kali sebatan sebagai hukuman.."

Dan untuk mu wahai isteri ku rahmah , aku tidak akan makan dan minum lagi apa-apa dari hasil tanganmu itu mulai pada saat ini ! Aku tidak akan meminta tolong lagi daripada kamu wahai isteriku.. Tinggal kan saja diri ku menerima ketentuan daripada Allah."

Allahu Akbar. Tinggal lah Nabi Ayub bersendirian. Sepi.

Al Quran menggambarkan munajat Nabi Ayub a.s merayu merintih pada Allah s.w.t..
" Wahai Tuhan , hamba telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah yang paling penyayang daripada yang penyayang."

esungguhnya Allah tahu , Allah mendengar. Allah tidak biarkan ia sepi. Maka Allah mengabulkan rintihan Nabi Ayub a.s.

Allah suruh Nabi Ayub hentak kan kaki di tanah , lalu keluarlah air yang sejuk dingin lalu diminum , dimandikan sebagai penawar.

Dengan izin Allah SWT, Nabi Ayub a.s telah mendapatkan kesihatan kembali, bahkan Allah mengurniakan zuriat lagi ramai, berganda-ganda dari yang hilang dan Allah juga mengembali kan kemewahan kepada Nabi Ayub a.s.

Sebagai tanda rahmat dan kasih sayang Allah.
"Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah."
(Surah al-Anbiya' ayat 84)

Benar kasih sayang Allah itu wujud, cebisan kisah ini Allah ingin menilai kesabaran dan keteguhan iman dan cinta kita kepada Allah , jika kita benar-benar orang beriman dan bertaqwa kepada Allah.
"Wahai Allah , penghibur kepada orang yang keseorangan. Beri lah kami kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi segala kesulitan demi cinta-Mu yang agung."

KELEBIHAN MEMBACA SURAH AL-WAQIAH



Sesiapa (membiasakan) membaca surah Al-Waqiah, maka ia tidak akan kefakiran selamanya"

Surah Al-Waqiah terkenal dengan khasiatnya sebagai ayat yang menjadi sumber kekayaan dan pelindung daripada kefakiran. Dengan mewiridkan surah Al-Waqiah sebagai bacaan rutin setiap hari dan malam, maka Allah menjauhkan kefakiran selamanya. Sa'ad Al Mufti mengatakan, bahawa hadis yang menceritakan tentang kelebihan surah ini kebanyakkannya adalah sahih.

Khasiat surah Al-Waqiah :

1. Surah ini merupakan amalan terbaik bagi wanita dan gadis sebagai pemelihara dan pelindung diri dari kemudaratan dan kemiskinan. Kelebihan surah ini dinyata dalam pesanan Uthman bin Affan kepada Abdullah yang sedang sakit tenat.

Uthman berkata : " Ini untuk anak-anak perempuan kamu selepas ketiadaan kamu. Beliau menjawab adakah kamu takut anak-anak perempuan kamu menjadi miskin? Sesungguhnya saya perintah kepada mereka supaya baca surah "Al-Waqiah" tiap-tiap malam. Sesungguhnya saya dengar Rasulullah SAW   bersabda: "Sesiapa membaca surah "Al-Waqiah" tidak akan jadi miskin selama-lamanya."

2. Mereka yang membaca surah ini sebagai wirid, dengan izin Allah akan beroleh kesenangan dan kemudahan selama-lamanya.

3. Bila seseorang menjadikan surah ini sebagai kebiasaan dan membacanya setiap malam satu kali, maka dia akan terhindar dari kemiskinan.

4. Surah al-Waqiah ini jika dibaca disisi mayat atau orang yang sedang nazak. Insyaallah dipermudahkan untuk roh keluar dari jasadnya.Jika dibaca disisi orang sakit, Insyaallah diringankan kesakitannya. Selain itu, boleh juga dibaca kepada orang yang hendak bersalin sebagai selusuh.

Insyaallah dengan mengamalkan surah al-Waqiah saban hari sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW, hidup kita akan sentiasa dimurahkan rezeki dan dilimpahi kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dengan izin Allah kita akan memperolehi rezeki yang melimpah ruah supaya kita berkesempatan melaksanakan amal jariah dan meringankan beban golongan yang kurang bernasib baik.

Buat peringatan,amalan membaca surah ini janganlah hanya berpaksikan kekayaan dan kemewahan semata-mata. Sebaliknya bacalah surah Al- Waqiah ini dengan hati dan niat yang ikhlas demi mengejar keredhaan. Bacalah surah ini dengan besertakan niat apabila kita dimurahkan rezeki kelak, kita akan perbanyakkanlah amal ibadat dan jariah. Insyaallah dengan niat yang suci ini, Allah akan memperkenankan doa-doa kita dengan mudah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sociable